
Purwakarta, 30 April 2018
FGD atau Focus Group Discussion adalah diskusi terarah yang dipimpin oleh seorang narasumber atau moderator yang secara halus mendorong peserta untuk berani berbicara terbuka dan secara spontan tentang hal yang dianggap penting yang menjadi topik dalam diskusi tersebut.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperoleh masukan atau informasi mengenai suatu permasalahan, yang bersifat lokal atau spesifik, penyelesaian tentang masalah ini, ditentukan setelah masukan diperoleh dan dianalisa.
Menyikapi situasi kamtibmas jelang pelaksanaan Pilkada 2018 ini, Polres Purwakarta hari Minggu Kemarin mengadakan kegiatan FGD dengan mengambil tema “Mewujudkan kamtibmas yang kondusif pada pelaksanaan PEMILUKADA serentak 2018 yang aman di wilayah hukum Polres Purwakarta.”
Bertindak selaku narasumber dan moderator pada kegiatan tersebut Bpk Asep Ridrid Karana, S.H., CK. dan juga KH Jondien, TH, S.H., sementara Kapolres Purwakarta, AKBP Twedi AB, S.H., S.I.K., MH pada kesempatan itu berkesempatan memberikan sambutan pembukaan kegiatan FGD di Harper.
Dalam sambutannya Kapolres menyoroti pada banyak hal yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat secara umum, diantaranya Kapolres mengupas perihal banyaknya modus modus penipuan dan penggelapan melalui media sosial berbasis internet.
Selain permasalahan tersebut diatas Kapolres juga mengajak kepada para peserta FGD ubtuk bersama sama bijak dalam memberikan fasilitas terhadap anak anaknya, hal ini dikemukakan tak lain agar masa depan generasi penerus bangsa bisa tetap terjaga.

“Saya sayang kepada anak, tetapi kita jangan memberikan anak anak kita yang belum waktunya satu unit sepeda motor untuk digunakan, dan juga jangan berikan handphone kepada mereka apalagi tanpa pengawasan orang tua.” Ungkap Kapolres
Tak kalah penting Kapolres juga menyampaikan hal hal yang berkaitan dengan minuman keras yang mana saat ini banyak sekali berita berita di televisi yang menyiarkan jumlah korban jiwa yang tidak sedikit akibat dari miras tersebut.
“Kami sudah dan akan terus melakukan razia miras, kami titipkan pesan kepada bapak dan ibu yang hadir disini agar masyarakat jangan minum minuman keras, terlebih miras oplosan yang mana disinyalir mereka melakukan itu sebagai ajang uji keberanian.” Tegasnya.
Ia juga menambahkan peran orang tua dalam hal ini adalah sangat besar, mereka para orang tua bisa menjadi kontrol sosial bagi anak anaknya untuk mengawasi mereka dalam bergaul.
Sementara untuk pelaksanaan Pilkada 2018 Kapolres memohon kerjasama dari semua pihak terutama para Tokah Agama, Tokoh masyarakat dan pemuda untuk bersama-sama POLRI menjaga Kamtibmas.
“Berkaitan dengan Pilkada 2018 agar kita sama sama menjaga kata, perilaku dan perasaan orang lain, kita jangan terlecah belah dengan adanya Pilkada ini, kita harus merasa kita ini keluarga dan saudara, sehingga kita bisa menjaga kamtibmas menjadi kondusif.” Papar AKBP Twedi.
Selesai sambutan dan pembukaan dari Kapolres kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi dari narasumber pertama yaitu Bpk Asep Ridrid Karana, S.H. CK dengan mengambil materi berjudul tiga semangat untuk NKRI. Dikatakan oleh pak Asep tiga semangat yang dimaksud adalah semangat Saudara, semangat Solusi, dan semangat sukses bersama.

Ia mengungkapkan, dalam kehidupan ini wajar jika ada perbedaan, sehingga kita bosa menerima pendapat dan cara pandang orang lain, dan hal itu adalah kewajaran dalam sebuah kehidupan, dengannya kita jangan terlalu sensitif, kita harus bersemangat bersaudara, melihat orang lain sebagai saudara kita, sehingga hal tersebut dapat menumbuhkan rasa kebaikan.
Setelah diselang waktu istirahat materi kembali dilanjutkan dengan pemateri KH Jhondien dengan mengangkat materi tentang “Mempertahankan NKRI.”
Pak kyai mengungkapkan “mempertahankan Negara hukumnya adalah wajib, dimana dalam Al Qur’an terdapat bahasa mempertahankan negara adalah sebagian dari Iman. Ia juga saat itu mengutip pernyataan dari KH Hasyim Ashari dari Jombang yang mnegatakan bahwa mempertahankan NKRI hukumnya Fardhu A’in.
Materi yang disampaikan oleh KH Jhon dien itu adalah akhir dari Rangkaian kegiatan FGD, kegiatan tersebut diakhiri sekira pukul 17.00 WIB dengan aman tertib dan terkendali.
(Dok. Humas Polres Purwakarta)










Komentar