Purwakarta – Dalam rangka membentuk karakter kepemimpinan dan menanamkan nilai positif pada generasi muda, SMAN 1 Bungursari menggelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) pada Jumat, 19 September 2025. Kegiatan yang dimulai pukul 13.15 WIB tersebut mengangkat tema Perundungan dengan penanggung jawab Rani Angraeni, S.Pd., M.Pd., dan diikuti oleh 80 calon pengurus OSIS.
Kapolres Purwakarta, I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, melalui Kapolsek Bungursari, R. Dandan Nugraha Gaos, menjelaskan bahwa penyuluhan ini merupakan bagian dari edukasi penting bagi siswa agar memahami bahaya bullying. “Bullying dalam bentuk apa pun harus dicegah bersama. Anak-anak perlu diberikan pemahaman sejak dini agar mampu menolak perundungan, melindungi diri, serta peduli terhadap teman sekitarnya,” ungkap Kapolsek.
Dalam pemaparan materi oleh Panit Reskrim Polsek Bungursari, dijelaskan berbagai jenis bullying yang kerap terjadi, mulai dari verbal, fisik, emosional, cyberbullying, hingga pelecehan seksual. Para siswa juga diberi wawasan mengenai dampak buruk bullying, di antaranya rasa tidak percaya diri, trauma psikologis, depresi, hingga keinginan melukai diri sendiri.
Selain itu, disampaikan pula langkah-langkah menghadapi aksi bullying, seperti mendokumentasikan kejadian, tetap tenang, mencari pertolongan orang terdekat, hingga melaporkannya kepada pihak berwenang. Peserta didorong untuk berani bersuara dan menolak segala bentuk perundungan yang dapat merugikan diri maupun orang lain.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan adanya sesi tanya jawab, di mana para siswa antusias menyampaikan pertanyaan seputar cara menghadapi perundungan di lingkungan sekolah maupun media sosial. Acara kemudian ditutup dengan pesan motivasi agar calon pengurus OSIS dapat menjadi teladan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.











Komentar