Purwakarta — Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, Polsek Bojong Polres Purwakarta kembali melaksanakan kegiatan penanaman jagung hibrida di lahan non-LBS. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (15/12/2025) di Kampung Krajan RT 009/003, Desa Cileunca, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta.
Penanaman jagung dilakukan di lahan milik warga atas nama Toni Saptoni, dengan luas lahan yang ditanami mencapai 1.200 meter persegi dari total potensi lahan 0,4 hektare. Bibit jagung hibrida jenis Maxxi sebanyak 1 kilogram digunakan dalam penanaman ini, yang merupakan bantuan dari Dinas Pertanian.
Kelompok Tani Sukamaju 3 yang beranggotakan 20 orang menjadi pelaksana kegiatan, dengan pendampingan langsung dari Bhabinkamtibmas Desa Cileunca Koko Juniadi. Pemupukan direncanakan sebanyak tiga kali hingga masa panen menggunakan pupuk NPK, urea, serta pupuk kandang dengan total kebutuhan 680 kilogram yang disediakan secara swadaya.
Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, melalui Kapolsek Bojong Iptu Budiman, S.H., menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan non-LBS ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.
“Program ini diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi petani serta mendukung ketahanan pangan di wilayah Bojong,” ujar Iptu Budiman.
Panen jagung diperkirakan akan berlangsung pada April 2026 dengan estimasi hasil mencapai 1 ton. Hasil panen nantinya akan disimpan di gudang kelompok tani dan disalurkan melalui Bulog.
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau aman, lancar, dan terkendali.











Komentar