PURWAKARTA – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Purwakarta kembali mengintensifkan pengamanan di wilayah Perairan Waduk Jatiluhur melalui pemanfaatan sarana dan prasarana kapal patroli Kepolisian, yakni Kapal Patroli VIII-2341, dalam kegiatan patroli rutin Pada Senin, 17 November 2025.
Patroli yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dipimpin oleh Aipda Yadi Suryadi, bersama personel Bripka Asep Irvan Muharam, Bripka Iwan Gunawan, dan Brigadir Adi Santoso. Mereka menyisir sejumlah titik aktivitas perairan guna memastikan keamanan, keselamatan, serta ketertiban masyarakat yang beraktivitas di kawasan danau.
Usai melakukan pemanasan mesin dan doa bersama, Kapal Patroli VIII-2341 bertolak dari Dermaga TSDP Dishub Jawa Barat pada pukul 08.30 WIB.
Penggunaan kapal patroli menjadi faktor penting dalam kelancaran tugas Polairud, mengingat medan Waduk Jatiluhur yang luas serta tingginya mobilitas masyarakat perairan.
Pukul 10.00 WIB, kapal tiba di Perairan Galumpit, Kecamatan Tegalwaru. Petugas memeriksa aktivitas perahu yang dikemudikan Sdr. Tatang dan memberikan imbauan terkait bahaya narkoba serta minuman keras bagi para pengguna perairan.
Patroli dilanjutkan ke Perairan Madang pada pukul 11.00 WIB, menyambangi Keramba Jaring Apung (KJA) milik Sdr. Sarip. Melalui mobilitas kapal patroli, petugas dapat menjangkau area yang jauh dari daratan dan memberikan edukasi mengenai kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem serta pentingnya penggunaan pelampung.
Pada pukul 12.00 WIB, Kapal Patroli VIII-2341 tiba di Perairan Pasir Istana untuk mendatangi KJA milik Sdr. Kasto. Petugas kembali memberikan imbauan kamtibmas agar keramba tidak dibiarkan kosong untuk mencegah potensi pencurian ikan.
Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasat Polair, AKP Darmaji mengatakan, patroli ini dilakukan untuk meningkatkan kondusifitas dan memberikan kenyamanan serta keamanan bagi masyarakat yang beraktivitas di perairan.
“Sambil melakukan patroli, kami juga memberikan imbauan terhadap pengemudi perahu di Waduk Jatiluhur untuk selalu mengutamakan keselamatan saat melakukan perjalanan. Hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan perairan khususnya di waduk Jatiluhur dan sebagian waduk Cirata,” ucap Darmaji.
Ia mengklaim pihaknya terus melakukan sosialisasi tentang keselamatan merupakan salah satu upaya untuk mencegah terjadinya kecelakaan air.
“Perahu di Waduk Jatiluhur dan Cirata masih menjadi alat transportasi utama masyarakat untuk keperluan sehari-hari yang beraktivitas di Keramba Jaring Apung (KJA),” Ucap perwira Polisi yang terkenal dengan keramahannya itu.
Ditambahkan Darmaji, pihaknya selalu mengingatkan masyarakat, pengemudi perahu dan pengguna transportasi air lainnya agar memperhatikan faktor keamanan, terutama penggunaan pelampung selama dalam perjalanan.
“Pastikan kapal tidak bocor, pompa air dapat berjalan dengan baik, perahu wajib memilki alat keselamatan baik berupa jaket pelampung maupun ban pelampung serta tidak kalah penting bapak tidak memuat penumpang melebihi kapasitas muatan yang telah ditentukan,” ucap Darmaji.











Komentar