Maniis – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi cuaca ekstrem, Bhabinkamtibmas Desa Sukamukti, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta, Aiptu Abdul Rojak, melaksanakan kegiatan sambang warga pada Rabu, 24 Januari 2026. Kegiatan ini menyasar warga yang mayoritas bergerak di sektor agribisnis dan peternakan.
Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Abdul Rojak menyampaikan bahwa kondisi cuaca yang tidak menentu, dengan intensitas hujan yang cukup tinggi, berpotensi menimbulkan dampak terhadap lahan pertanian, kandang ternak, serta keselamatan masyarakat. Oleh karena itu, warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah pencegahan sejak dini.
Ia mengingatkan para petani agar rutin memantau kondisi sawah, kebun, serta saluran air guna menghindari genangan, longsor, maupun kerusakan tanaman. Sementara itu, para peternak diminta memastikan kandang ternak berada di lokasi aman, tidak rawan banjir, serta memiliki konstruksi yang kuat demi menjaga keselamatan dan kesehatan hewan ternak.
Selain dampak cuaca, Bhabinkamtibmas juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi pencurian ternak dan hasil pertanian yang kerap meningkat saat kondisi cuaca ekstrem. Warga diimbau untuk meningkatkan pengawasan, terutama pada malam hari, serta memastikan kandang dan tempat penyimpanan hasil panen dalam keadaan terkunci dan aman.
“Cuaca ekstrem bisa berdampak pada usaha pertanian dan peternakan, namun kita juga harus waspada terhadap pencurian. Pastikan ternak dan hasil panen diawasi dengan baik, kandang dikunci, dan saling peduli antarwarga,” ujar Aiptu Abdul Rojak.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mengaktifkan kembali ronda lingkungan serta segera melaporkan apabila terjadi gangguan kamtibmas, bencana alam, atau kejadian mencurigakan kepada pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, maupun Babinsa. Dengan kewaspadaan bersama, diharapkan situasi keamanan tetap terjaga dan aktivitas agribisnis warga dapat berjalan dengan aman dan lancar.











Komentar